My Blog List

Saturday, September 11, 2010

10000 Hour Rule (Outliers)


Dulu waktu trainee di kantor lama. Sebuah perusahaan terkemuka di negaranya, saya sempat di trainee selama 3 bulan oleh perusahaan yang bersangkutan. Banyak pelatih yang merupakan senior dan juga CEO (Chief Executive Officer) dari perusahaan setempat yang ikut melatih untuk menjadikan trainee menjadi pegawai yang dapat dihandalkan dan mereka hanya mencari pegawai yang terbaik untuk bisa dipekerjakan oleh mereka yang tentu saja dengan salary yang terbaik yang bisa mereka berikan (saya bukan salah satunya bahkan rangking 10 besarpun tidak). Tetapi saya bukan akan membahas salary yang menggiurkan diperusahaan tersebut tetapi saya akan membahas tentang salah satu tema training yang masih dalam ingatan saya, bahkan mungkin masih tertancap kuat didalam ingatan teman - teman lulusan terbaik di batch saya yang sekarang sudah menduduki posisi penting di perusahaan tersebut.

Tema training tersebut adalah 10.000 Hour Rule/Kaidah 10.000 Jam (Salah satu sub tema didalam buku Outliers). tema ini diajarkan langsung oleh CEO dari perusahaan tersebut. Seorang CEO perusahaan terkemuka menyisihkan beberapa waktunya yang padat hanya untuk mengajarkan beberapa orang "anak kecil". Tentu saja dengan semangat dan serius saya pun mengikuti training tersebut. Kemudian CEO tersebut menjelaskan bahwa untuk mencapai sebuah kesuksesan manusia minimal harus berlatih minimal 10.000 Jam (Sepuluh ribu Jam) tidak ada cara instan untuk mencapai kesuksesan. Bahkan, ia pun kemudian memberi contoh nyata seorang yang bernama Christopher Langan. yaitu seorang yang mempunyai IQ tertinggi di dunia (Bahkan seorang Albert Einsten pun kalah) yang tidak mengalami kesuksesan didunia ini karena tidak mengalami proses 10.000 Hour. Saya (mungkin bersama teman) pun percaya dan menelan mentah - mentah apa yang dikatakan CEO tersebut, dan mulai pelan - pelan menerapkan apa yang iya katakan kedalam kehidupan saya.

Berlalunya waktu, terutama berlalunya waktu training yang saya ikuti di perusahaan tersebut tetapi tidak ada satu pun kesuksesan yang saya raih diperusahaan tersebut. semuanya tidak sesuai dengan yang diharapkan ada kekecewaan tentu saja karena saya sudah cukup serius menerapkan Kaidah 10.000 Jam Tersebut (Mungkin hal ini yang menyebabkan saya keluar dari perusahaan tersebut). Setelah sekian lama, akhirnya saya pun dengan tidak sengaja menemukan buku Outliers tersebut di Gramedia (Menemukan koq di gramedia ya... hahaha...). Mencoba untuk memahai apa yang kurang dari perjuangan saya untuk meraih kesuksesan dengan Kaidah 10.000 Jam tersebut sayapun membeli buku karangan dari Malcolm Gladwell.

Setelah membaca buku Outliers tersebut dengan teliti dan seksama (kalo yang agak berlebihan...). Akhirnya saya mendapatkan apa yang kurang dari kerja keras saya. yaitu kejeniusan seseorang dan yang kedua adalah keberuntungan (Mungkin saya tertidur sebentar waktu dijelaskan oleh sang CEO tersebut). Kita balik sebentar ke tokoh Christopher Langan. iya memenuhi syarat kejeniusan tetapi tidak untuk syarat Kaidah 10.000 Jam dan keberuntungan. Christ Langan dilahirkan dari keluarga miskin yang berantakan, pendidikannya pun berantakan dan jelas ia bukan seseorang yang beruntung. Ada beberapa orang contoh tokoh yang dijelaskan didalam buku yang menguasai ketiga faktor tersebut yang tentu saja mereka semua menjadi orang sukses sekarang salah satunya adalah Bill Gates, tokoh yang tidak diragukan kejeniusannya dan seorang pekerja keras iya pun sangat beruntung. Di tahun iya baru pertama masuk sekolah di tahun itu sekolahnya membeli komputer (dan di tahun2 tersebut tidak ada sekolah yang mempunyai fasilitas seperti itu di U.S. ) yang kemudian digunakan Bill kecil untuk berlatih selama minimal 10.000 Jam (sehingga ketiga faktor terpenuhi). Coba bayangkan jika Bill Gates hidup di jaman sekarang, mungkin namanya akan terbenam oleh orang lain.

Kembali kedalam kegagalan saya didalam perusahaan tersebut, yang tentu saja sekarang saya memahami. Tidak ada kejeniusan didalam diri saya (terbukti didalam test IQ) yang mungkin sangat jauh berbeda dengan teman - teman yang sudah sejahtera di dalam perusahaan tersebut dan jelas ada beberapa keberuntungan yang didapat dari mereka ( entah itu apa ).

Satu hal lagi, seharusnya sang CEO juga menjelaskan tema tentang Kesepakatan Marita / Marita's Bargain didalam buku yang sama.

No comments: