
Judul diatas mencerminkan apakah Indonesia saat ini. Makin rendah pendidikan kita maka semakin baik hidup kita saat ini. Terutama soal pendapatan hidup manusianya. kenapa hal ini bisa terjadi, tentu saja Negara yang bertanggung jawab atas semua ini.
Kita ambil contoh dari list dengan gaji yang lumayan tinggi meskipun bukan tertinggi, yaitu Selebriti (Saya tidak memakai kata artist karena selebriti dan artist mempunyai 2 pengertian yang berbeda). Teringat oleh saya ketika dahulu terdapat kompetisi bernama AFI di Stasiun TV Indosiar. pemenangnya bahkan diberikan hadiah salah satu tanah negara oleh salah satu pejabat negara (What for???). Hanya karena memenangkan kompetisi lokal yang menurut saya sangat tidak berarti sama sekali untuk negara. Untuk hal tersebut sebuah tanah negara harus hilang.
Bagaimana dengan para pahlawan Olimpiade SMP maupun SMA, mereka harus masuk camp paling tidak untuk 1 tahun untuk bisa memenangkan kejuaraan dunia. Mempertaruhkan masa remaja mereka dengan belajar hanya untuk mengharumkan negara. tapi apa yang mereka dapat ketika mereka memenangkan kejuaraan. Hanya sebuah kalung bunga yang dengan mudah dan murah didapat di Pasar Bunga Rawabelong.
Bagaimana dengan para pahlawan Olimpiade SMP maupun SMA, mereka harus masuk camp paling tidak untuk 1 tahun untuk bisa memenangkan kejuaraan dunia. Mempertaruhkan masa remaja mereka dengan belajar hanya untuk mengharumkan negara. tapi apa yang mereka dapat ketika mereka memenangkan kejuaraan. Hanya sebuah kalung bunga yang dengan mudah dan murah didapat di Pasar Bunga Rawabelong.
Sekarang kita lihat didalam instansi pemerintahan terdapat pegawai dari lulusan D1 sampai D3 (Terutama STAN) yang mempunyai gaji yang sangat jauh lebih besar dibandingkan dengan peneliti yang notabene merupakan lulusan minimal S2 ataupun S3. untuk range gaji tidak perlu didetailkan disini karena itu merupakan rahasia umum dinegara yang bobrok ini. Saya akan mendetailkan dan juga mencoba membandingkan Jobs desk antara kedua jabatan tersebut.
Jobs desk pegawai lulusan STAN secara garis besar adalah memanage pemasukan uang negara terutama dari pajak sehingga meminimalkan kebocoran uang negara. apakah pekerjaan ini sangat penting? yah untuk saat ini pekerjaan ini sangat penting (menurut definisi negara).
Jobs desk para peneliti secara garis besar membuat suatu inovasi secara teknologi yang dapat digunakan untuk kemajuan bangsa dan negara. dinegara maju profesi ini sangat penting untuk negara. karena merekalah ujung tombak kemajuan bangsa mereka tetapi tidak untuk di Indonesia.
Balik lagi ke pegawai pajak (terutama lulusan STAN) yang terkenal dengan gajinya yang sangat besar dengan prestasi korupsi yang sangat besar juga. Apakah profesi ini sangat penting. Saya katakan tidak, profesi ini hanyalah profesi padat karya yang dapat digantikan dengan sebuah sistem teknologi informasi. berikan waktu dan juga uang yang memadai pada para peneliti untuk membuat sistem yang benar - benar dapat dipertanggung jawabkan, Sistem yang tidak dapat melakukan korupsi, sistem yang mempunyai Artificial intelligence yang bisa mengalahkan kemampuan pegawai pajak dalam bekerja yang ada saat ini, sistem yang tidak bisa kongkalikong dengan para wajib pajak, Sistem yang bisa membuat enyah orang seperti Gayus Tambunan.
Tetapi kenapa hal ini tidak terjadi sampai saat ini. Pertanyaan ini yang harus ditanyakan ke Negara ini. Sayapun tidak heran banyak para peneliti yang keluar dari Negara ini untuk mencari kehidupan yang lebih baik di luar sana.Karena di Negara Indonesia ini Makin Bodoh Manusia Makin Baik....

No comments:
Post a Comment